Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan

Menelusuri Sejarah, Perkembangan, Prestasi, dan Potensi Papua Indonesia

Sejarah panjang Papua yang menyisakan gejolak politis disertai konflik, masih menyajikan misteri tersendiri bagi masyarakat awam. Jangankan memahami akar permasalahan, masyarakat Indonesia sendiri bahkan banyak yang belum mengenal secara dekat dua provinsi yang memiliki maskot cenderawasih tersebut. Oleh karena keterbatasan informasi, bahkan sebagian masyarakat Papua terindikasi tidak memahami secara mendasar sejarahnya sendiri dan segala sesuatu yang terjadi saat ini.

Hiruk-pikuk pertambangan yang sejatinya meneduhkan oleh karena bayangan kemakmuran yang bakal didapatkan, pun kerap berujung pada berita tentang ketidakpuasan. Kandungan emas yang dikabarkan menempati urutan pertama di dunia, kontrak yang penuh misteri karena disinyalir merugikan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Papua, merupakan dua sajian yang begitu familier di media massa Indonesia. Akan tetapi, sajian tersebut kerap diterima secara sepotong-sepotong sehingga tidak pernah menghadirkan pemahaman yang lengkap.


Judul
Sabjan Badio
Penyunting
Samiasih, Sri Suharyanti, Siska Yuniati
Penerbit
Aswaja Pressindo
Tahun Terbit
2013
Tebal
xii + 202 halaman
ISBN
978-602-7762-06-0

Untuk membantu memberikan gambaran tentang Papua tersebut, Sabjan Badio menulis buku Aku Papua Aku Indonesia. Sabjan Badio berusaha menyajikan sisi yang jauh dari hangatnya dunia politis, jauh dari panasnya konflik kepentingan. Buku ini mendeskripsikan Papua, baik Provinsi Papua maupun Provinsi Papua Barat, secara sederhana, mulai profil, sejarah, perkembangan, prestasi, hingga berbagai potensi yang ada di Papua. Melalui buku ini, pembaca diharapkan dapat mengenal Papua lebih dekat, secara sederhana dan objektif. [@sisyuniati/abasrin.com]
13.52 | 1 komentar | Selanjutnya...

Menelusuri Jejak Kesultanan di Pulau Jawa

Siska Yuniati

Pulau Jawa merupakan saksi pesatnya perkembangan Islam di Nusantara. Di Pulau Jawa, Islam masuk di antaranya melalui pusat-pusat kerajaan. Di Pulau Jawa, agama kerajaan banyak ditentukan oleh agama pemimpinnya. Ketika seorang raja beragama Islam, maka bercorak Islamlah kerajaan tersebut. Dengan kata lain, menjadi kesultananlah pemerintahan tersebut. Hal ini sangat disadari oleh para penyebar Islam di tanah air.

Ada enam hal yang dibahas oleh Sabjan Badio dalam bukunya yang berjudul Menelusuri Kesultanan di Tanah Jawa ini. Pertama, Sabjan Badio membahas proses masuknya Islam ke Nusantara. Kedua, Sabjan Badio membahas keberadaan Kesultanan Demak. Selanjutnya secara berturut-turut Kesultanan Pajang, Kesultanan Mataram, Kesultanan Cirebon, dan terakhir Kesultanan Banten.

Keenam materi tersebut disajikan dalam enam bab yang disampaikan dengan bahasa yang sederhana, disesuaikan dengan peruntukan buku ini, yaitu para remaja. Walaupun begitu, buku ini juga bisa dimanfaatkan oleh berbagai kalangan untuk berbagai kepentingan.
 
Judul: Menelusuri Kesultanan di Tanah Jawa
Penulis: Sabjan Badio
Penerbit: Aswaja Pressindo, 2012
Tebal: 56 + viii
ISBN: 978-602-7762-16-9
Harga: Rp20.450
16.43 | 0 komentar | Selanjutnya...

Menelusuri Seluk-beluk Penerbitan Buku


Siska Yuniati

Buku bukanlah benda yang aneh bagi masyarakat Indonesia. Bagi seorang pelajar, buku adalah kebutuhan pokok sehingga hampir setiap hari dia akan berinteraksi dengan buku. Walaupun begitu, hanya sedikit saja yang bisa mendefinisikan buku dengan baik. Mungkin, sama sedikitnya dengan mereka yang mengetahui bagaimana buku diproses hingga terbit.

Wajar saja, sampai saat ini, literatur yang mengupas buku masih tergolong sedikit, apalagi yang mengupas buku sampai ke proses penerbitannya. Literatur yang ada lebih banyak diproduksi untuk golongan tertentu, misalnya para siswa SMK grafika. Oleh karena itu, wajar saja jika remaja Indonesia, khususnya pelajar umum, banyak yang awam tentang proses penerbitan buku. Tidak mengherankan pula, jika kemudian jarang sekali yang bercita-cita menjadi penyunting atau editor buku, desainer buku, atau pekerjaan penerbitan lain. Saat bercita-cita menjadi pengusaha pun, tidak ada yang memilih usaha penerbitan atau percetakan.

Jika kita melihat besarnya jumlah penduduk di Indonesia, perbukuan, mulai penerbitan, percetakan, hingga pemasaran, merupakan bisnis yang sangat potensial. Begitu potensialnya bisnis perbukuan ini, sampai-sampai pimpinan sebuah perusahaan distributor buku mengatakan bahwa tidak ada buku yang tidak laku.

Buku ini, walaupun masih sangat sederhana, sudah mencoba mengupas dunia penerbitan. Ada tiga poin penting yang dikemukakan dalam buku ini, yaitu (1) penulisan, (2) penerbitan, dan (3) pemasaran. Sebagaimana judulnya, Bagaimana Buku Bisa Terbit?, buku ini lebih terfokus membahas proses yang terjadi di penerbit.

Judul: Bagaimana Buku Bisa Terbit?
Penulis: Sabjan Badio
Penerbit: Aswaja Pressindo, 2012
Tebal: 56 + vi
ISBN: 978-602-7762-10-7
Harga: Rp24.450
09.47 | 0 komentar | Selanjutnya...

Cinta Bersemi di Rumah Santri, Antologi Puisi Karya Siswa-siswi SMP Ali Maksum

Sabjan Badio

Kata orang, bahasa puisi itu sulit dipahami. Kata yang lain, menulis puisilah yang sulit. Kata yang lain lagi, mereka tidak menemukan manfaat dari menulis puisi. Tidak demikian dengan siswa-siswi SMP Ali Maksum. Segala sesuatu dapat mereka curahkan dalam puisi, mulai kegembiraan, kejenuhan, kerinduan, sampai perasaan cinta dapat dituliskan menjadi puisi.

Pada tahun ajaran 2011/2012 saja, ada ratusan puisi yang telah ditulis oleh siswa-siswi SMP Ali Maksum. Sebagian di antaranya terkumpul dalam antologi puisi Cinta Bersemi di Rumah Santri. Karya tersebut tidak ditulis sendiri, tetapi ditulis secara "berjamaah", mulai siswa kelas VII sampai dengan siswa kelas IX. Agar lebih menarik, siswa-siswa dari SMP lain di Provinsi DI Yogyakarta pun dilibatkan. Meskipun begitu, proporsi untuk siswa-siswi SMP Ali Maksum tetap lebih banyak.

Terdapat 101 puisi yang tergabung dalam antologi Cinta Bersemi di Rumah Santri. Ke-101 puisi tersebut ditulis oleh A. M. Shochibul Wafa, Abdis Sholikhan, Abyan Habib B., Aditya Nefa W., Afara Joharmanik, Agil Manggala Mukti, Ahmad Ali Gabriel, Ahmad Fatih M., Ahmad Muzammil Wafi, Aflahur Ro’I Sy, Amarta Ghofur, Amyaz Bill Aufaq, Andini Dyah Aryanti, Anisha Anggraini, Ayu Rahmawati, Ayuni Nur Safitri, Bambang Seto Buono, Dian Fadjar Cahyati, Eli Pratiwi, Erni Febri Astuti, Eva Rahmanitami, Faqih Jakha Juantomo, Farhan Masruri Ahmad, Febryz Bagus W., Gigih Adi Nugroho, Gilang Haidar Najih, Gilang Prakoso, Gita Gerlin, Hana Megrina Nuritasari, Ihza M. Hanifah, Ilham Muzakki, Indar Rosanti, Isbiq Alfi Annur, Karmilawati, Kinasih R. D., Krishnamurti Akbar Ibrahim, Laily Hidayati, Latifah A. Putri, M. Rifai Ega P., M. Sidqi Kamal, Miftahurromat Ibnu Qusyairi, M. Mirza Fadil, Muh. Alfan Haitami, Muh. Shalahudin Aulia, Nabila Shafira K., Noor Laili, Pungky Widiyana Candra Dewi, Qolbiyatul Lina, Reza Aulia Tansri Pratama, Rika Sofwatun Nada, Rina Dwi Putri Ariningtyas, Rizka A. Putri, Rohim Mustofa, Shifiyya Nur Azmi, Siti Hajrah H.A., Sulistya Hadi, Syafira Dinda, Tahta R. G. Atapukan, Velya Rosita Putri, Vicy Maya, Yoga Dwi Cahya, Yumna Nur Maulida, Zulfa Nur Ratri, dan Zulfatulngulya I. K. D. Karya para siswa tersebut didampingi oleh karya Hasta Indriyana , Hermawan B. Santoso, M. Habibi, Uye Kinomoto, dan Siska Yuniati.

Penasaran dengan karya mereka? Anda dapat mendapatkannya dari penerbit Leutikapro.

Judul: Cinta Bersemi di Rumah Santri
Penyunting: Sabjan Badio
Penerbit: Leutikaprio
Tahun terbit: April 2012
ISBN: 978-602-225-388-4
Tebal: 141 halaman
Harga: Rp33.700

15.51 | 2 komentar | Selanjutnya...

Tulisan Populer Pekan ini